Kasus yang sering terjadi pada gedung walet baru yaitu walet hanya berputar-putar di dalam rumah monyet dan tidak mau turun kelantai bawah itu bisa saja di sebabkan karena beberapa faktor antara lain :
1. Memasang lebih dari 1 lubang masuk.
Pada gedung baru, rumah monyet dengan lebih dari 1 lubang masuk, Walet jadi tidak konsentrasi menukik ke bawah.
Walet hanya masuk dari pintu A dan segera keluar melalui pintu B.
lubang masuk lebih dari 1 akan memperlambat walet menjangkau nesting room.
Karena walet konsentrasinya pecah, disebabkan ada lubang lain yang sejajar atau berdekatan.
Begitu walet masuk gedung, berputar-putar bukan turun kelantai bawah malah keluar lagi melalui pintu lain.
Disarankan gedung walet cukup 1 lubang masuk saja.
2. Memasang Twitter dirumah monyet
Di rumah monyet selain tak perlu dipasang papan sirip juga jangan dipasang twiter.
Ini akan membuat walet malah menempel di twiter rumah monyet, dan tidak mau turun ke bawah.
Ini seperti dilakukan teman saya di Pasangkayu, Sulawesi Barat, Tujuannya agar walet banyak masuk, tapi akibatnya walet banyak menempel di papan sirip rumah monyet.
3. Twiter di void rumah monyet terlalu banyak.
Gedung walet (baru) yang menggunakan rumah monyet akan memiliki tingkat kesulitan yang lebih bagi walet (saat adaptasi awal) dibanding gedung yang tanpa rumah monyet.
Apalagi walet yang masih usia muda, dimana sebagian besar belum lancar Menukik.
Pada void / lubang turun di rumah monyet harus dipasang suara panggil,
Tujuannya agar walet yang telah masuk segera tertarik untuk turun ke bawah.
Jika suara terlalu keras, maka gema suara akan memenuhi rumah monyet, sehingga mengakibatkan walet tidak turun, karena suara didalam gedung sangat bising.
Volume Suara twiter di void harus lebih rendah dibanding volume suara di lubang masuk.
Comments
Post a Comment